Sampai akhirnya, kami duduk dan pak supir berkata, banyak disini nih pengungsinya.
Saat itu jam 4 pagi kami di jemput untuk ke hotel kita di Ubud, "Pengungsi apa pak?"
"Gunung Agung, semuanya ngungsi karena takut meledak. Satu rumah bisa 50 orang yang ngungsi"
Jawaban kami hanya seadanya saja karena sudah mengantuk.
Sampai besok paginya kami bangun pagi dan teringat omongan pak supir yang kemarin dan curious mana nih pengungsinya. Selagi kami belanja untuk 10 hari ke depan, kami terpikir, "Hon gimana kita ikut kasih makanan untuk yang mengungsi?"
aku tau, hon pasti mau. Langsung kita belanja makanan instant, walaupun kita belum tau mana nih tempat yang benar-benar butuh. Kami beli beberapa kardus, bawa ke hotel baru kami cari tempat pengungsi via kelurahan yang ada di Ubud. Lagi iseng-iseng buka snapgram, terpikir untuk kasih tau kalau kita di Bali, dan siapa yang mau memberikan bantuan boleh via kita. Ternyata, Alhamdulillah, banyak yang merespon untuk menitip. Jadi di hari itu, kami langsung belanja. Benar-benar yang dibutuhkan karena kami sudah ke tempat pengungsian tersebut dan bertanya apa saja yang dibutuhkan.
To be honest, tidak ada yang kekurangan banget. Semua sudah tercukupi karena bantuan tiada henti.. Sampai akhirnya kami memmbaca koran online, di Jogja dan Pacitan kekurangan bantuan. Dengan persetujuan yang memberi bantuan, kami berniat merubah tujuan untuk membantu. Bali was done!
10 hari menikmati kota Bali dan membantu orang orang di Bali yang telah menjaga kota terindah ini.
Penerbangan hari itu, supposed to be kami sampai di Jakarta, tapi kami rearrange dan sampai di Yogyakarta. Berniat untuk berbagi dengan saudara-saudara kami di Gunung Kidul, berubah dengan menyetir Yogya-Pacitan yang menghabiskan waktu total 10 jam untuk sampai kembali di Yogya.
Kenapa berubah mendadak?
Karena kala itu Pacitan di landa banjir yang super parah banget dan banyak rumah warga yang habis di landa banjir.
Kami belanja di suatu tempat belanja yang super murah di kota Yogya, kami berbekal menyewa mobil teman yang memang berbisnis di sewa menyewa mobil di kota Yogya. Setelah siap semua, kami berangkat langsung ke Pacitan dengan 3 jam ganti-gantian.
Luar biasa, liburan ini lebih berkesan karena Alhamdulillah kami bisa berbagi dengan saudara-saudara yang membutuhkan. Terimakasih kami sampaikan kepada teman-teman yang sudah membantu melalu kami. Semua bantuan sudah kami kerahkan kepada yang membutuhkan.
Love, us




0 komentar:
Posting Komentar