Karina Apriliana 23rd. Jakarta. Hard Worker. Hotel Traveler. You Can't Live Positive Life with A Negative Mind. Read my blog with a Positive Mind.

Read More

Slide 1 Title Here

Slide 1 Description Here
Read More

Slide 2 Title Here

Slide 2 Description Here
Read More

Slide 3 Title Here

Slide 3 Description Here
Read More

Slide 4 Title Here

Slide 4 Description Here
Read More

Slide 5 Title Here

Slide 5 Description Here

Jumat, 13 Juli 2018

Hitam-hitam dahulu, Cantik kemudian

Setelah berbahagia perjuangan mencari pekerjaan membuahkan hasil yang Alhamdulillah bisa dibanggakan. Ternyata setelah masuk beberapa hari di kantor baruku ini, aku baru mengetahui exactly what kind my job is.
Pasti paling bengong di kelas, pas di kasih tau ini loh pekerjaannya. Diem, Hening, Bengong.
Kirain bakal duduk cantik di belakang meja, di ruangan ac setiap hari, ada toilet yang bersih (mohon maaf suka pup dimana aja).
Deng deng deng deng.................
Ternyata bakal hidup di jalanan selama dua bulan. Waduh, udah jadi anak rumahan setahun lebih, kulit udah putih lagi dari muka-kaki. Udah ga jerawatan, udah mulai hidup sehat, udah bisa mengatur waktu pup. Tiba-tiba.............
Hahaha Panik setengah mati. Ga bisa naik motor, kepala suka kleyengan, ah kelar lah.
Tapi setelah di pikirkan, di nikmati, di kasih semangat sama banyak orang. Gila sih..
Lo udah berjuang nih masuk ke kantor ini, tiba-tiba kaya gini doang lo ga bisa survive? Hello banget!
Jadi sangat curious di hari pertama menjadi anak jalanan dan harus berpisah dengan teman-teman di tempat ac itu. Haha
Okelah, Hari pertama, hanya berdua dengan mbem ku tersayang. Dan wadaw nya lagi, satu kantor tidak ada perempuan, sist!
Jadi ya bisa di bayangkan, pas masuk, the only girl, prikitiwwww kanan kiri deh.
Hari pertama hanya perkenalan saja. Hari kedua yuk, ikut ke jalanan.
Krik gatau harus apa, di bonceng, Cibubur-Cariu. 1 jam naik motor, debu, panas. Even kalau kalian lihat dari arah cibubur-cileungsi, tanaman di pinggir jalan ga ada yang warnanya hijau, melainkan coklat. Debu sisterrrr :)
Setelah melewati seminggu di jalanan, aku pun bertekad membeli sunblock khusus untuk muka dari dokter mukaku, rela ga makan seminggu demi beli ini.
2 minggu berlalu, udah mulai tahu makan apa di jalanan dan harus stock obat berapa banyak.
3 minggu berlalu, udah mulai tahu kopi yang bisa di minum selain starbucks. (Sombong)
4 minggu berlalu, makin ahli dalam masalah tahan menahan pup, bisa nahan sampe 6 jam.
5 minggu berlalu, pertama kali makan gado-gado
6 minggu berlalu, ini tangan kok gelap amat.
Perjalanan 7 minggu........ Tahanin lagi tolong bentar lagi kelar.

Semua kerja keras ini yang dikasih ke badan aku, pasti belum pernah aku rasain sebelumnya. Badan rasanya di senggol jatuh saking lelahnya. Sering ngeluh sakit, cape, tapi lama-lama capek sendiri kalo ngeluh.
Tapi lama-lama kok aku menikmati ketemu orang baru setiap harinya, di marahin customer padahal biasanya marahin orang, makan gorengan+kopi kaya babeh-babeh betawi cuman kurang sarung. Alhamdulillah, bisa di berikan pekerjaan ini.
Memang benar, kalau kita tidak langsung terjun kebawah, kita tidak akan tahu bagaimana cara mereka mendapatkannya, permasalahan apa saja yang ada, apa saja yang bisa di improve.
Apalagi terkadang, bapak selalu takjub dengan anaknya yang bisa kaya gini. Tapi kata-kata yang membuat menyadari dari beliau adalah, "Bil, semua anak pengusaha yang memulai langsung menjadi bos dan meneruskan perusahaan bapaknya itu akan ambruk, karena dia ga tahu apa yang sudah di mulai bapaknya dari bawah. Jadi tidak salah memang harus memulai dari bawah, supaya tahu bagaimana cara membangunnya."

Okelah, demi pernikahan yang hakiki. Hahahaha Aku pasti kuat menjalani ini dan sisa-sisanya.
Semua memang berasal dari diri kita, kalau kita ikhlas insyaAllah akan di beri kemudahan. Untuk masalah bahagianya belum bisa ngomong panjang, karena bakal jadi omdo doang. Mungkin kurangin ngeluh kali ya. Mungkin. I'll try too. dan perbanyak bersyukur.

Well guys, memutihkan kulitku seperti sedia kala tidak segampang membalikan telapak tangan, tapi dengan hitamnya sekarang, ilmu yang aku dapetin, belum tentu bisa orang lain dapatkan. So, at the end, aku menyadari, ternyata aku bahagia dengan pekerjaan ini, dan dengan cara apapun I'll do my best, seperti apa yang selalu mom bilang kalau berangkat sekolah atau kuliah dulu, "do your best, darling."
I will mom.

Aku gatau cerita ini bermanfaat atau gak, haha tapi aku hanya sharing. Mungkin setiap pekerjaan berbeda, ada yang mulai dari bawah tapi ga perlu panas-panasan kaya aku, ada yang mulai dari bawah udah tetep fancy juga. Kalau mau iri terus, kapan bisa kerja secara ikhlasnya, ya kan?

Love, kay
Read More

Rabu, 20 Juni 2018

Rindu pulang kampung

Belum pernah merasakan macet-macetan saat pulang kampung, karena ga punya kampung... Dan mom sama bapak sudah jadi keluarga tertua di Jakarta, jadi hari pertama udah pasti penuh dengan keluarga yang datang. Seru sih, ketemu keluarga yang paling ketemu setahun sekali. Apalagi setiap ketemu langsung dipeluk, tapi super luv sekali, secara anaknya suka banget di peluk.
Saking bosannya kalau lebaran ga pernah pergi, sampai akhirnya kakak terakhir menawarkan liburan ke bapak, ke kampung kita. Thailand.... Haha Sombongnya kay.
Setiap orang tau mau ke Bangkok, nanya nya cuman satu, "Pulang kampung kay?" karena Bangkooookk mulu yang di datengin, sampai hafal belokan-belokannya.

Tapi kali ini beda! Dari cara dapet tiket pesawatnya aja udah beda. Nyerbu tiket di senayan city karena lagi diskon abis-abisan. Bawa passport kemana-mana siapa tau langsung beli, ga mikirin tanggal lagi kayanya si kakak terakhir itu. Super hoki dapat tiket 3 juta PP naik Garuda, karena bapak tipe yang suka menikmati perjalanan, jadi sukanya yang ada tv di pesawat. Okelah. Ber 7 dengan 2 kakak perempuan dan anak-anaknya serta sama sponsor terbesar, bapak.

"Ceu udah dapet tiketnya?"
"Udah cil"
"Kapan berangkatnya?"
"Hari kedua lebaran cil."
"Wih asik, lebaran jalan-jalan. 3 hari kan?"
"Hah... 7 hari!"
"..................................."
Mikirin........ Ninggalin hon 7 hari.... Super sedih

Ga kebayang 7 hari mau kemana lagi di Bangkok. Karena sebelum-sebelumnya juga 7 hari jadi ini kelamaan nih karena negara yang sama lagi. Sampai akhirnya, nyari-nyari tour minta yang berbeda. Gimana cara nyatuin liburan keluarga dari anak umur 3 tahun sampai bapak-bapak umur 79 tahun. Daaaan pas liat tournya, wah lelah. Sedih.. Ga ada edisi belanja. Isinya tourrr semua dan bukan kota Bangkok melainkan kota kota lainnya di Thailand.




Sampai dimana hari kita berangkat... Liburan banyak orang itu susah.. Bingung di pesawat duduk sebelah siapa ya... Tapi seru sekali ada anak kecil yang bisa di kunyeng-kunyeng, di peluk-peluk.
Sampai di Bangkok, hal yang pertama kami cari adalah..... Ganti nomor hp. Biar bisa update haha
Sampai di hotel, alhamdulillah karena liburannya sama bapak, jadi liburan versi mewah bukan budget.

Menginap di hotel Mandarin berbintang 5, langsung jatuh cinta dengan hotelnya karena kami penikmat hotel. Kamar super bagus, super lengkap dari dapur sampai mau pipis aja di cebokin sama toiletnya. Tapiii di malam pertama, khusus kamar aku yang tidur sama kakak kedua, di gangguin! Bukan sama orang-orang tapi sama bukan orang.
Bunyi ketok-ketok dimana-mana, pura-pura merem biar ga denger sama itu bunyi. Ternyata ya.... emang naluri, dua-duanya ketakutan ga bisa tidur.
Saking keselnya, mulut ini teriak, " Jangan ganggu dong, cuman mau tidur doang"
eh dia makin bunyi-bunyi... Dan ga berani nelfon karena setakut itu, sampai matahari terbit kita masih melek.

Hari kedua, di mulai jam 8 udah harus mulai berangkat. Ini liburan terjadwal yang super bikin emosi karena lagi liburan disuruh bangun pagi. Helloooo?! Btw, hari kedua kita sudah pindah hotel ke Pattaya. Pattaya itu seperti legiannya Bali. Club dimana-mana. Sebelum ke Pattaya, kita ke kota Sriracha untuk ke zoo nya dan melihat honey bee product. Araso.

Even ini bocah ngambek karena kecapean... Lanjut deh ya langsung hari ke 3. Wuhuuu Coral beach. Jadwal main air!!! Super excited kalo udah main air, main segala hal yang menyeramkan. Tapi pas sampai ternyata, Loh kok........... Bagusan Bali. Jadi main airnya itu pun di tengah laut, naik parasailing dari tengah laut apa nikmatnya. Sedih.......

Lanjut naik speed boat lagi untuk ke Coral beach ini...
Pantai pasir putih yang super panas saat itu membuat hanya duduk manja sambil menikmati air kelapa mungil ala Thailand. Seharian full di pantai sampai akhirnya pulang. Oiya, di Pattaya ini kami menginap di Sunbeam hotel Pattaya, ini hotel agak failed, jadi selama disini 7 orang kerjaannya ngeluh mulu. Sampai pada cape sendiri haha. Tenang, failed ala kami sebenarnya masih bagus kok. Jadi kalau kalian mau ke Pattaya, hotel ini bagus kok. Dekat kemana-mana. Banyak jajanan apapun. Jadi sampai di hotel, kerjaannya minta ditemenin jalan-jalan sama ponakan-ponakan.

Then hari selanjutnya, kami menikmati thai classic dance dan elephant show. Mirip kaya devdan di nusa dua bali.
Super menikmati karena kami suka menikmati budaya-budaya suatu negara gini. (Ini beneran, bukan kebohongan belaka). Nah setelah ini baru elephant show, baru nih garing. Karena kasian gajah-gajahnya di pukul-pukulin terus.



Hari super melelahkan, udah pada mabok perjalanan, mabok matahari. Kepala migrain. Nice babe. Dari sini kami kembali lagi ke hotel Mandarin di Bangkok. Uyeah bye bye Pattaya.
"Besok kemana nih? Zoo lagi? Museum lagi?"
"Tenang cil, besok kita ke wat arun dan grand palace."
"Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaa Grand Palace?????"

Ga ada ekspresi lain selain muka bete. Itu panasnya luar biasa disana. Bisa apalagiii sayahhh, hanya butiran debu....


Hari ini lumayan luang jadi bisa jalan-jalan sebentar ke Platinum Mall yang terkenal dengan pusat baju bagus dan murah. Sampai Platinum, mencar semua dan janjian ketemu jam 6 di Starbucks bawah. Haha udah tau ini ga bakal ada orang jam 6 di bawah. Di drop jam 3 di Platinum, jam 7 belum pada selesai juga. Sampai akhirnya jam 7 ada orang yang udah kecapekan duduk di dalem, Bapak doang. Haha Ini suggest dari aku, yang mau ke Bangkok dan pengen belanja baju murah-murah daaan males panas-panasan di Chatucak, Udah paling benar kalian ke Platinum.Satu hari ga akan cukup, dan siapin baht sebanyak-banyaknya.

Oh iya, lupa. Pas hari ke 5 kami mampir ke Laser Budha. Laser Budha ini baru dibuat, untuk mengapresiasi raja sebelumnya yang sudah memimpin Thailand. Btw, saat raja di rawat di rumah sakit satu tahun lalu, aku pun lagi di Bangkok dan menghampiri rumah sakitnya. Kagum sama orang Thailand, ketika rajanya sakit, semua masyarakat Thailand sangat peduli dan mendoakan di depan rumah sakitnya. (Fotonya menyusul yang ini ya untuk post selanjutnya)





Hari selanjutnya kami belanja di Asiatique... Disini top banget kalau mau belanja makanan-makanan kering untuk oleh-oleh. Eits, ga hanya makanan, dari baju sampai taplak meja, sarung bantal, aromatherapy, lengkap disini. Di kasih waktu seharian baru cukup. Dan makanan-makanan disini super banyak dan enak-enak. Kalau kalian mau menikmati indahnya Asiatique bagusnya di malam hari. Jadi siang bisa belanja, malam bisa pacaran..
Then sampai hotel, packing deh. Karena besok flight jam 6.35 pagi.
Ntah kenapa, Thailand selalu memiliki daya tarik sendiri bagi aku. Ntah dari makanan, barang murah tapi bagus atau sejarahnya. Selalu memiliki alasan untuk datang kembali ke Thailand walaupun kata orang, ah thailand doang. Its not doang, babe. Kita memiliki cara sendiri untuk jatuh cinta pada setiap kota atapun negara.

So guys, what are you waiting for?


Ps:
Karena kami keluarga ribet apalagi dalam hal makanan. Selama 7 hari di Thailand, kami selalu makan di hotel supaya bisa menikmati buffetnya. Jadi kalau lagi mau makan siang dekatnya hotel A, ya makan siangnya di hotel A. (Ini bukan sombong, karena kami juga memikirkan dari segi kehalalan)
Saat itu kami menggunakan Smailing Tour untuk 7 hari dengan harga 4 juta sudah include semua tiket tempat wisata.

Love,
Kay











Read More

Sabtu, 26 Mei 2018

Fighting Pain is Pain

Little bit random curcol tentang beginian...  But who knows someone will be inspired.
Everything is fine, ryt guys?

Mondar mandir dokter, rumah sakit dari jaman SD dari rumah atau dari sekolah itu udah biasa banget. Dari yang super takut sampe sekarang masih tetep takut, dari yang berangkat nangis dulu setiap tau mau ke dokter, sampe sekarang yang juga harus dibujuk rayu manja kalau mau ke dokter. Even sekarang bahkan sudah terlalu sering nangis nangis begajulan yang bikin panik orang yang ada disitu, pilihannya cuman ugd lagi ugd lagi.
Dari kecil sampe sekarang tetep harus orang lain yang ngomong ke dokternya untuk ngasih tau apa yang aku rasain. Kenapa? Takut lama-lama emosi malah marah ke dokternya haha
-sudahlah perempuan ini memang terlalu emosian-
Mom bilang biasanya anak kecil wajar lah bolak balik ke ugd, ternyata sampe lulus kuliah makin hobby ke ugd. Tapi super alhamdulillah banget punya mom yang super sabar. Dari SD dari mulau udah kerasa sakit dikit, kerasa badannya panas dikit, langsung di peluk, di pegang dahi dan tangannya sambil bacain doa. Katanya itu salah satu cara supaya anaknya tenang dan lama-lama penyakitnya ilang. Tapi kalau udah semaleman teriak-teriak ga jelas, yaudahlah ya ugd doang satu-satunya pilihannya.

Hampir setiap satu bulan pasti ke dokter, dari mom sabar sampai mom bilang "penyakitan banget sih". Iya mom, tau kok itu bercanda karena langsung dipeluk sambil bilang " I love you darling".
Dari jaman SD badan itu selalu paling kurus dari semua teman yang ada, orang-orang bilang kurus kerempeng. Jahat juga dipikir-pikir sekarang.

Melewati SD, SMP, SMA... Sampai akhirnya tahu mom sakit. Sakit yang ga ada obatnya. Lagi nyetir dari tempat les ke rumah, dapet telfon dari salah satu kakak. Cuman bisa diem, matiin radio, nangis sekenceng-kencengnya karena tau sampe rumah harus pretending everything is fine. Hampir 3 tahun mom fighting her pain. Seminggu sekali pulang dari Jatinangor ke Bandung. Mom kirim foto lagi lemes dikit langsung pulang. Terlalu banyak izin kuliah, IP turun segala hal terjadi lah. Kepikir untuk cuti kuliah tapi mikir lagi makin lama lulus nanti makin lama wisuda makin lama nikah padahal ibu pengen banget ngurusin nikah anak terakhir yang super manja sama ibunya ini.

Wait a moment, ibu ini orangnya super sehat dalam makanan. Cuman suka sok baik donor darah dll dll gitu deh. Yang dimana jaman ibu dulu kalau donor darah ga bagus karena jarumnya itu hanya di bakar. Jadi romannya penyakitnya datang karena itu.
Menguatkan mom ini super luar biasa karena mom orangnya sudah super kuat.
Tidak pernah mengeluh satu kata pun. Ibu cape. Tidak pernah keluar dari mulut ibu.
Tapi mom selalu bilang, " Ibu kesepian bil" (dirumah cuman ada bpk, mba, supir) Haaaa kalo itu sudah keluar dari mom, cuman bisa langsung izin, pulang. Ga mikir apa-apa lagi. She's my first love. My never ending love. Sampai sekarang ga ngerti kok ada wanita sehebat mom.
3 tahun itu, hampir 20 kali mom bolak balik puri indah dan alhamdulillah selalu bisa menemani mom. Setiap mom kesakitan hanya nama bibil yang terucap sampe kakak-kakak speechless karena jealous haha gaklah. Dan selama 3 tahun itu hanya 1 kali aku masuk rumah sakit dan itu pun ga bilang sama siapa-siapa, selain hon.
Sampai akhirnya ditinggal mom............. dan ucapan terakhir mom cuman "Ibu harus pergi tapi bibil siapa yang ngurus" Haha Itu tau mom, kenapa masih ninggalin coba.

Kelar hidup.... Udah cuman mikir gimana caranya tinggal sama mom. Secara 20 tahun hidup a-z yang tahu cuman mom. Ga dekat sama bapak, punya 4 kakak dengan jarak yang super jauh. Ga punya pikiran lain selain how to end my life. Wah berat sih ternyata. Tidur ga pernah sendiri di rumah karena selalu sama mom. Terhitung di atas 20 kali masuk ugd setelah itu... Udah ga keitung di gotong sama siapa aja. Dari temen kuliah, temen kkn, ntahlah siapa lagi. Dari badan panas, vertigo, maag akut, kista, dll dll dll. Dari yang super takut di infus sampai makin super takut lagi sekarang...
Lulus kuliah pun ternyata makin sering lagi. Sudah terucap beberapa kali,"aku capek. aku mau nyerah"

Masuk kerja pertama kali, ga ngebuat si sakit ini berhenti dateng. dan harus resign karena terlalu sering izin masuk rumah sakit. 6 bulan free dengan fokus benerin kepala, perut, dan segala hal yang buat sakit. Till now I got new job. Bener-bener kerjaan di tempat yang I really want to work. Sampai mikir, jangan gila lah badan, udah disini masih harus masuk rumah sakit lagi. Terhitung 1 bulan di kantor baru, Alhamdulillah belum pernah lagi masuk ugd. Cuman masih bolak balik ke dokter untuk review lagi review lagi. Kemajuan yang super hebat banget, Kay!
Tapi diem diem ga masuk ugd, ga terhitung obat yang masuk setiap hari udah di luar dosis seharusnya! Totally right, fighting pain is pain. Nangis setiap malem kesakitan tapi disuruh ke ugd gamau, karena menghindari dirawat, menghindari ketahuan orang-orang kalau sakit, menghindari izin dari kantor. Mikir gimana caranya tetap kelihatan jadi perempuan kuat di kantor, gimana caranya orang-orang ga lihat kalau lagi sakit.
Setiap hari lihat quotes untuk mencoba menjadi orang yang selalu berfikir positive. Mikir keras gimana bisa make my mom's dream comes true. Gimana bisa seperti mom melawan sakitnya tapi tetap menjadi orang panutan orang banyak, tetap membantu banyak orang, tetap berjuang demi anak-anaknya. I'm trying mom. Anaknya sedang bekerja supaya bisa membantu banyak orang mewujudkan mimpi-mimpinya. Tidak pernah satu hari pun melewatkan mendoakan mom. Wish you were here, mom. Menemani anaknya berjuang melawan sakitnya, melawan lelah, memberikan energi energi positive, memeluk anaknya setiap mau berangkat dan setiap pulang seperti dulu. Anakmu masih mencoba untuk tidak pernah mengeluh disaat sakit ataupun kapanpun. You're my role model, mom.
Allah memang baik, memberikan hon yang super peduli dan super khawatir even udah berpuluh puluh kali masuk ugd, memberikan teman-teman di kantor walaupun baru kenal tapi super baik walaupun suka dizolimin tapi tetep ku sayang mereka, sahabat-sahabat yang super baik dan perhatian.

Mom, I know mom tahu banget kalo bibil trying so hard. I'm trying so hard to stay here untuk selalu mendoakan mom disana. I love you my super woman.

Untuk teman-teman yang sedang berjuang juga, melawan sakitnya. Please, keep positive. Aku pun belum menjadi orang yang super positive, at least I'm trying. Coba cerita sama orang terdekat kalian untuk mendapat dukungan supaya tidak merasa kalian sendiri. Jangan berfikir pendek untuk mengakhiri hidup atau apapun. Kalian sedang diuji kesabarannya, Tuhan baik memberikan kepada kalian. Untuk kalian lebih menghargai hidup, kesehatan. Dan kalian yang masih sehat, please jangan merusak badan dengan hal-hal yang tidak bermanfaat yang membuat kalian sakit. Kalau aku percaya, semua berawal dari diri kita sendiri, makanan sehat membuat diri kita lebih positive, memiliki teman yang baik pun juga. Daaan tidak salah loh kalau sekali kali memanjakan diri kalian. Setiap kalian kerja keras, kasih reward untuk badan kalian. Selalu berdoa untuk say thank to God.







Even lagi di Bali pun bisa begini



And...
Good night, fellas.

Love, us
Read More

Selasa, 24 April 2018

2014, Backpacker to Hanoi for Student Exchange


Wuhuuuuu!!!! Student Exchange for second times.
Tidak puas rasanya kalau hanya satu kali. Udah semester 5 yang dimana sebentar lagi sudah harus bertemu sama skripsi. NOOOO!
Ini saat yang tepat untuk mencari lagi. Lagi buka websitenya AYFN lagi. Wah sekarang ada tujuan baru, ke Hanoi, Vietnam. Daaaan, bukan science camp!!! SOCIAL CAMP... Wohooo
Actually tertariknya ke Ho Chi Min, Vietnam, tapi ga ada yang kesana. Sambil sibuk ngerjain tugas kuliah dan titip absen (Loh?) Nikmatnya titip absen! Tapi selama titip absen, ngerjain essay untuk bisa berangkat lagi.
Kenapa sih kok ketagihan student exchange? Sumpah ketagihan!
Pertama, kalian dapet kenalan-kenalan baru dari seluruh Indonesia daaan dapet kenalan di negara yang kalian tuju. Kalau oneday kalian balik lagi ke negara tersebut, kebayang kan punya teman yang bisa bantu kemana-mana, nunjukin arah.
Kedua, kalian menjelajah negara baru. Selesai acara kalian bisa nambah beberapa hari untuk explore negara tersebut.
Ketiga, banyak banget yang bisa kita kunjungi selama acara yang jarang banget kalau kita sendiri kesana. Tinggal di rumah orang di desa-desa. Desa di Vietnam loh ya bukan KKN.
Keempat, nanti pas kalian cari kerja, untuk taruh di CV! dan nambahin pengalaman kalian. Prinsip aku, seimbang bagus di kampus dan bagus di organisasi seperti ini, apalagi organisasi internasional. (IPK tetap harus bagus, karena hari gini banyak banget pekerjaan yang cantumin minimal IPK berapa).
Kelima, orangtua dan keluarga kalian bangga kan anaknya bisa ikut pertukaran pelajar
Keenam, kalau kalian usaha bareng pacar kalian (kalau punya) bisa makin dekeet lagi. Bikin essay bareng, cari uang bareng, jalan-jalan bareng. Kenikmatan yang hakiki. 

Proses segala macam bisa satu bulan, kami lagi di kampus masing-masing. Jatinangor-Purwokerto. Tiba-tiba dapat email, kalau kami lolos. Sumpah ya, kalian itu harus banyakin ilmu di luar mata kuliah. Jangan cuman terpatok pada buku kuliah, cari ilmu yang lain. Budaya Indonesia lah, agama Indonesia pada awalnya, atau banyak loh yang bisa di pelajarin.
Semua orang yang kuliah bisa aja pintar dengan mata kuliahnya, tapi dengan ilmu di luar itu ga banyak.
Satu setengah bulan to go. Saatnya cari duit! Jangan manja minta orang tua terus, usaha dulu, as usual, sisanya baru minta. Pertama buat proposal, minta bantuan ke kampus. Alhamdulillah di kasih. Anyway ga semua kampus kayanya deh, tapi usaha. Jangan usaha baru sekali udah nyerah. Jangan karena birokrasinya rebek, udah nyerah. Cemen lah kalo gitu. Emosi pasti deh ngikutin birokrasi kampus. Tapi kalian emang butuh.
Kalau punya ayah, mama, tante, om, kakak, ponakan kerja di perusahaan, tanya-tanya bisa kasih bantuan dana ngga dengan ngasih proposal. Waktu itu aku kasih ke beberapa perusahaan. Alhamdulillah ada yang tembus. Jualan juga, kalian jago masak? Bikin makanan yang kira-kira bisa kalian jual. Jago jualan baju? Cari baju ke mangga dua, jual! Jago design? Jual! Jago goy....??? eh jangan, harus halal.
Setelah usaha banting badan, akhirnya berangkat tanpa minta uang ke orang tua. Tapi tetep dapet untuk jajan.
Sampai dimana hari berangkat pun tiba, dianter ke bandara sama kedua ceu-ceu.
Untuk kali ini, yang ikut ga sebanyak saat ke Thailand. Lagi-lagi karena ini seluruh Indonesia, kita berangkat masing-masing dan ketemu di Hanoi.
Aku berangkat sama Hon dan sama Mas Fembi (dia dari Riau tapi ke Jakarta dulu)
Ada yang lucu saat janjian dengan mas Fem, dia sms sebelumnya" ketemu ya di bandara Malaysia. Aku pakai baju warna ini ini"
Sampai di Malaysia, transit 5 jam. Mana midnight lagi, kita muterin bandara nyari si Mas Fem ini, Ketemu yang mirip sama ciri-ciri yang dikasih then ZONK. Udah beraniin diri nanya ternyata dia bukan Mas Fem, cuman jawab No No. Bleguk siahh.
Nyerah ah, kita makan berdua. Makan nasi lemak, oh iya sebelumnya karena kami sudah tahu akan transit di Malaysia, kami sudah menyiapkan ringgit.
Efek tengah malam, laper, itu nasi lemak enaknya luar biasa. Masih 4 jam kedepan untuk penerbangan selanjutnya. Apalagi ya abis makan?

Segala hal kami coba di bandara. Pijet lah, dan foto terakhir disiapkan untuk tidur, tapi pada bawa sleeping bag. Mana terpikir oleh kami, apa daya kami tidur seadanya haha. Supaya ga ketinggalan pesawat kami sudah pasang alarm sebanyak-banyaknya. Lucu sih kalo ketinggalan pesawa.
Dan lebih lucunya kita ketemu Mas Fem, tepat sebelum berangkat, dan dia salah kasih tau ciri-ciri dia. Kebalik warna baju dan motifnya. Tq mas. Akhirnya kami super deket banget sama si Mas Fem ini.
Ternyata karena rata-rata beda penerbangan, kami sampai di hotel duluan dan peserta lainnya baru datang 4 jam kemudian. Pas banget dekat hotel ada tempat wisata, namanya Jembatan Merah Hoan Kiem Lake, jadilah bertiga jalan-jalan ke tempat wisata tersebut dan cari makan.


Jembatan Merah Hoan Kiem Lake





Ulang tahun kota Hanoi

Told y', kenikmatan hakiki kan pertukaran pelajar sama Hon. Saat itu yang sulit adalah cari makanan halal, secara ga ada tulisan halal. Kita cari aman makan Chicken Noodle. Tadinya mau coba pho noodle yang khas Vietnam, tapi tahu banget pasti selama acara bakal makan itu.
Setelah kenyang, kami jalan kaki ke hotel dan sudah pada sampai. Selesai beres-beres, kami dijemput oleh mahasiswa Hanoi untuk melakukan perjalanan pertama.


Eh lupa, hari itu kami free. Tapi di datengin oleh mahasiswa sana untuk dikasih tahu ada makanan apa saja dekat hotel. Hotel di Hanoi antik banget, semua gedung meninggi ga ada yang melebar. Bahkan dari luar kelihatan 4 lantai tapi pas di dalam kok cuman 3 lantai. Ntahlah. Pas lihat hotel panik karena kusam, pas masuk kamar, ih bagus. Te o pe deh emang AYFN, selalu kasih yang terbaik untuk pesertanya.
Lanjuuut, di hari itu kami makan malam di lotteria. I don't know why, student exchange kali ini lebih erat kekeluargaannya. Lebih merasa saling sayang dan saling support. Rindu:(
Second day, kita ke Truong University. Kita muter satu university, jalan kaki, luar biasa. Bersyukur kampus ini tidak sebesar Unpad, bisa tewas kalo jalan kaki muterin Unpad.






#Bahagia kita berdua pernah kurus. Haha kenapa sekarang kaya gini????!!! Syedih...
Kayanya post kali ini kurang berguna deh, haha hanya mereview apa yang kami foto dan kami lakukan. Bahkan banyak hal yang kami agak lupa ini namanya apa, disini kami ngapain..
Duh banyak basa basi deh.
Dari muterin kampus ini yang kurang lebih menghabiskan waktu 3 jam... Kami cao untuk makan siang.



Ini ikan ala Hanoi
Setelah selesai, kami kembali ke University untuk persiapan pertunjukan seni. Ini agak zonk kali ini, karena sebelumnya gatau kalau harus nunjukin apa rame-rame. Jadi baru mikir pas disitu. 
Di kasih di suatu ruangan kelas, dikasih waktu persiapan yang super panjang.





Setelah menampilan beberapa pertunjukan, kami pulang ke hotel dan siap siap makan malam. Makan malam kali ini kami ditemani oleh dosen dari University, dosen muda gitu. Sebenarnya cukup dekat dari hotel, dan sumpah ini makanan pinggir jalan. Tapi enak banget. Sampe mau nangis. Karena sukaak. Tapi memang ya, cara penjualannya kurang ramah, karena yang menjual makanan ini buanyak sepanjang jalan, dan sepi. Jadi maksa maksa penjualnya. Let see some photos.

Hmm ntah kenapa dia beda dari hanamasa atau raacha, ataupun apapun lah.. Super kangen.... Setelah makan kami langsung pulang, karena besok paginya harus berangkat super pagi. This time ke desaaa!!! Wuhuuu! KKN di negeri orang.
Perjalanan ke Desa ini 3 jam (Sumpah namanya lupa) tapi dekat tempat wisata yang namanya Noi Ban Ve. Setelah turun dari mobil, lanjut lagi pakai golf car untuk ke tempat penginapan kita. Kali ini tempat penginapan gabung antara cewe dan cowo. Uhuw menariq....
TADAAAA
Kepanikan haqiqi... Tapi ternyata everything was fine. Aku tidur satu kasur sama ka Chin dan ka Karina. Lagi lagi karena kekeluargaan kali ini lebih mendalam, jadi nyaman-nyaman aja.
Lanjut ya,
Percaya atau ngga, atasnya tempat makan ini adalah kamar kami


Ini rumah orang-orang di desa itu.... (Anggap saja tidak ada om ini)




Setelah makan siang kami langsung lanjut, naik sepeda mengelilingi desa. Indah. Indah sekali. The cloud, the scenary. Luar biasa. Falling in love at the first sight.
Malamnya, kami dikasih pertunjukan dari desa sana dan mereka memiliki minuman buatan sendiri yang diminum dari bambu. Nice!
Hari kedua di desa, ga pake ba bi bu... Ga ada pemanasan, di ajak naik sepeda, dan.... naik tangga yang jumlahnya ratusan. Tewas...........
Sampe ke atas, foto then turun. R u crazy geng? Jadi tempat wisata semacam goa gitu. Oh wait, I think I have some photo.





See the cave? Tapi karena anaknya suka lihat pemandangan, jadi ga ngomel. Sampai di atas bisa lihat dari ketinggian pemandangan yang membuat kangen Bali.... Haha ga nyambung.
Selesai dari sini, muter-muter desa, cari oleh-oleh, makan kelapa, pulang ke penginapan, ngantri mandi, balik ke kota.

Langsung lanjut makan malam. and Finally, kami pergi ke restaurant khusus Pho Noodle. Yes! makan pho noodle langsung di kota asalnya.
Okay, lets do a museum tour. Jadi ini adalah museum mengenai Ho Chi Minh dan sejarahnya.











 


Ada apa aja di museum ini? Googling ya! Maafkan daku ga berguna ga ngasih tau. Tapi daku pun bingung..... Pokoknya sejarah mengenai Ho Chi Minh. Kalau Ho Chi Minh tau kan? Sejarahnya? Di jajah siapa? *Kalau ini gatau, gengs, you have to read more history book* karena baca buku sejarah seseru itu!
Ho Chi Minh itu di jajah oleh Prancis, makanya bangunan-bangunan di Ho Chi Minh lebih versi Prancis. And till now, I'm so curious about Ho Chi Minh. Soon!
Setelah dari museum, kami ke tempat semacam panti asuhan. Kami berbagi, tertawa bersama anak-anak disana.


Malam hari itu kami bebas, pada mencar langsung. Pas banget itu tanggal aku dan hon anniversary. Kami menikmati makan malam di tempat dekat dari hotel. Sotoy emang, sampai restaurant itu zonk pada mahal wkwk
Nah, kita dinner di gedung itu



Scenary from the restaurant
Ga boleh pulang larut malam, karena besoknya kita ke HA LONG BAY. OMYGOD super excited wuhu!! Alhamdulillah.



Pemandangan ini ada di Vietnamese Dong






Is it amazing, huh?

Terimakasih Tuhan. Terimakasih badan dan otak yang bisa diajak bekerja keras untuk bisa kesini. Terimakasih Hon, memiliki mimpi yang sama. #terharu
Totally ryt, my mom said that "Keliling dunia lah selagi bisa. Berpetualang lah ke negeri dan kota manapun selagi kuliah"
Turun kapal, yes, another cave. But this time, ga ada tangga ratusan itu. Hehe
Then, kami lanjut naik kapal lagi, makan siang di kapal.



Sampai hotel, leyeh-leyeh, jalan-jalan malam beli oleh-oleh... Packing, and the trip was over.
Kali ini aku sama hon tidak perpanjang perjalanan karena harus langsung cao ke Bandung untuk uas. Geez.




And yeah, Bandung, here we are.
What I get from this trip? Oh my God. So much!
Best friends, Kepedulian kita ke mereka selama kkn, kepada satu sama lain saling mendukung dan membantu, Ilmu.
You have to try at least 1 time. Gausah bilang masalah duit, kalian bisa asah kemampuan kalian yang bisa menghasilkan uang. Ga usah minta orang tua terus.
Well, its done, I have to go.

Additional Info :
Saat itu kurang lebih biaya untuk program ini 6 Juta exclude tiket pesawat karena kalian harus cari tiket pesawat sendiri. Bisa sih langsung total dengan tiket pesawat, tapi waktu itu kami mendapatkan harga lebih murah dengan mencari sendiri.
Untuk pp kurang lebih 2 juta.
Untuk jajan dan oleh-oleh kurang lebih aku membawa 2 juta juga.
Apabila kalian transit, kalian harus bawa uang untuk di negara transit tersebut incase kalian lapar atau ingin beli sesuatu.
Ok, just it.
Click HERE to AYFN website

Love, us



























Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Popular Posts

Blog Archive

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Halaman

Hitam-hitam dahulu, Cantik kemudian

Setelah berbahagia perjuangan mencari pekerjaan membuahkan hasil yang Alhamdulillah bisa dibanggakan. Ternyata setelah masuk beberapa hari d...

BTemplates.com

Blogroll

About

Copyright © Live your Life Well | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com